DPD Bamus Suku Betawi 1982 Jakarta Pusat menggelar Pelatihan Kuliner dan Souvenir Betawi
Jakarta Pusat, Mediaforkkabi
Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Bamus Suku Betawi 1982 di lanjutkan dengan Tarian Betawi Tari Kembang Cipedak dari sanggar Pandan Wangi Setubabakan, acara Pelatihan Kuliner dan Souvenir Betawi yang di adakan Dewan Pimpinan Daerah Badan Musyawarah Suku Betawi 1982 ( DPD Bamus Betawi 1982 ) Jakarta Pusat di Gedung Panti Trisula Perwari, Menteng Jakarta Pusat, Rabu (20/08/2025).
Kegiatan yang bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi khususnya dibidang kuliner dan Souvernir. Hasil dari pelatihan ini diharapkan menjadi bekal bagi para peserta untuk bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya warga Betawi di Jakarta.
Reza mengatakan, pelatihan ini bukan hanya sekadar acara tetapi sebuah langkah nyata untuk melestarikan dan mengembangkan kebudayaan Betawi khususnya melalui jalur ekonomi kreatif bagi para wirausaha Betawi. M Reza Pahlevi Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Asminkesra) Jakarta Pusat
"Pelatihan kuliner digelar untuk menciptakan orang-orang Betawi yang mampu wirausaha, mampu bermigrasi dari yang tadinya menjadi konsumen menjadi produsen agar mampu mengangkat kemampuan ekonomi masyarakat Betawi,” ujar Wakil Ketua Umum Bamus Suku Betawi 1982, Syaiful R Dasuki akrab dipanggil ji pul saat membuka acara.
Beliau juga menambahkan, jika ekonominya sudah mapan, ekonominya sudah kuat, insyaallah akan mengangkat juga harkat dan martabat masyarakat atau suku Betawi itu sendiri.
Pelatihan ini juga bagian dari upaya peran aktif Bamus Suku Betawi 1982 bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta guna meningkatkan penghasilan bagi masyarakat nantinya.
"Kita harus mengakui masih banyak masyarakat Betawi khususnya orang-orang Jakarta yang didalamnya ada orang Betawi yang masih hidup dibawah garis kemiskinan. Ini adalah bagian dari ikhtiar kita yang diinisiasi atau didukung oleh Pemprov DKI dengan dana yang diberikan oleh Pemprov DKI ini bagian dari ikhtiar kita untuk memajukan salah satunya budaya Betawi dan kulinernya disamping itu juga untuk meningkatkan harkat dan martabat hidup masyarakat atau orang Betawi di jakarta ini,” imbuhnya.
Untuk pelatihan kuliner para peserta sudah disediakan peralatan masak satu set dan bahan baku untuk membuat kue akar kelapa dan bir pletok yang menjadi icon khas minuman Betawi.
Sedangkan untuk pelatihan kerajinan tangan atau souvenir yang akan dibuat adalah miniatur ondel-ondel, para peserta sudah disipakan kerangka bambu yang disediakan panitia.
Ketua DPD Bamus Suku Betawi 1982 Jakarta Pusat, Gea Hermansyah mengungkapkan bahwa pelatihan ini sebagai upaya untuk melestarikan warisan kuliner khas Betawi yang kaya akan rasa, sejarah dan budaya juga bagian dari identitas budaya Betawi yang patut dijaga dan dikembangkan.
Selain itu, Gea juga berharap kegiatan ini bisa memberikan keterampilan dan bermanfaat bagi masyarakat Betawi khususnya.
Sebagai penutup kegiatan, Ketua Umum Bamus Suku Betawi 1982 H. Zaenuddin MH, S.E yang lebih dikenal dengan H. Oding sangat optimis dengan adanya pelatihan ini kedepannya menjadi modal dasar bagi masyarakat untuk memasuki Jakarta menuju kota global.
"Kue akar kelapa, bir pletok dan Ondel-ondel juga jangan dilihat sederhana tetapi ini menjadi modal dasar yang sangat bermanfaat nantinya. Apalagi Jakarta ini nanti menjadi kota global dan budaya dan dalam hal ini Jakarta menjadi prioritas adalah mengembangkan kemajuan budaya Betawi diantaranya ada kuliner dan souvenirnya. kedepannya kuliner dan Souvernir Betawi akan berkembang pesat.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum Bamus Suku Betawi 1982, H. Zainuddin MH, S.E, Wakil Ketua Umum, H. Syaiful Rahmat Dasuki (Ketua DPW PPP DKI Jakarta), Waketum Agus Rahman (Ketua FPK Forum Pembaharuan Kebanggaan Jakarta Pusat), Sekjend Mohammad Ihsan, SH MH, Bendum, Yusuf, S.I. Kom (Anggota DPRD DKI Jakarta), H Maah Setiawan Ketua DPD Bamus Suku Betawi Jakarta Timur, Bang Boim Ketua DPD Bamus Suku Betawi Jakarta Utara, Walikota Jakarta Pusat diwakili M. Reza Faldi, Dinas Kebudayaan Farzah El Findra dan Diah Permita serta para tokoh dan aktivis Jakarta.
yus
#pemprovdki #pramono #betawi #bamus #jakarta #budaya