Babeh Nara di kukuhkan menjadi Ketua Umum PPS Putra Betawi
Pengukuhan Pengurus Besar PPS PUTRA BETAWI masa bakti 2025 - 2030 yang di adakan di Padepokan Pencak Silat IPSI TMII Jakarta Timur (minggu, 23/11/2025) Mayjen Tni Purn H Nachrowi Ramli SE sebagai Ketua Umum PPS PUTRA BETAWI dan Kombes Pol Purn DR.H.M Jarkasih SH.MS.I sebagai Ketua Harian Persilatan PUTRA Betawi, Pengukuhan pengurus PPS Putra Batawi dilakulan oleh ketua Umum PB IPSI Bapak Prabowo Subianto namun dikarenakan kesibukannya, pengukuhan dilakukan oleh Sekretaris jendral PB IPSI, bapak Tedi Suratmadji, Kegiatan pengukuhan dihadiri juga perwakilan 90 perguruan silat betawi dan pejabat pemerintah pusat dan daerah jakarta, dari perwakilan kementrian olah raga kementrian kebudayaan Dinas Olah raga , Dinas kebudayaan walikota Jakarta Timur, organisasi Betawi seperti Ketum Bamus suku betawi 1982 H Zainudin MH.SE. Ketum FBR Kh Lutfhi Hakim, Ketum FORKKABI Mohammad Ihsan SH.MH, ketua LKB Becky Mardani, ketua ASTRABI Yuslan dan banyak lagi para pendekar silat betawi.
Latar belakang pengurusannya, kita pengen ada yang pertama adalah kita semua pengurus ini itu kompak. Jadi Karena dengan pengukuhan ini kan timbul rasa memiliki, rasa bangga, dan yang kita terakhir pengen ada rasa tanggung jawab dari pengurus ini terhadap kelangsungan organisasi ini. Yang kedua, tadi bagi perguruan lain juga kita kenalkan bahwa kita sudah dengan wajah baru, dengan tagline baru, sehingga kita bisa bersinergi. Terutama adalah dengan IPSI selaku induk organisasi kita. Jadi itulah perlunya pengukuhan ini. Tadi lihat gak? Kenapa? Kita baca janji. Baca janji bahwa demi Allah kami berjanji. Satu, dua, tiga, empat, lima.Dengan pengukuhan ini, kita bukan hanya berjanji kepada sesama, kepada organisasi, tapi berjanji kepada Allah untuk kita laksanakan tugasnya.
Tadi kita akan tampil dengan wajah baru Kita juga baca pasar Bukan pasar dagang Bukan Bahwa market di bawah ini umur berapa Yang harus kita ambil Contoh Ketika nanti kita Nyampaikan bahwa kita ingin Silat aliran Betawi ini Menjadi muatan lokal Di sekolahan-sekolahan di Jakarta Nah Itu harus juga kita baca
Yang didemenin sama SD kayak apa Yang didemenin SMP kayak apa yang didemenin mahasiswa kayak apa SMA kayak apa Jangan dipaksakan Yang mustinya buat anak SMP Diajarin ke mahasiswa Dia gak mau Jadi sekali lagi Kita perlu tadi survei Kita perlu apa Komunitas itu Dan kita harus siapkan jawabannya Yang penting buat kami adalah kami terdiri dari bermacam perguruan. Contohnya kita aja 86 ini. Dan perguruan-perguruan itu mempunyai tradisi, mempunyai masing-masing. Dan itu tidak boleh dipadamkan, tradisi itu. Dan semangat itu juga tidak boleh dikecilkan. Justru kita ambil. Nah, kuncinya satu. Dengan kita berkumpul, maka tadi kita saling terbuka. Ini orang kan kadang-kadang karena tidak ketemu, akhirnya dia raba-raba. Ini maunya kemana sih? Cingkrik maunya kemana sih? Ini maunya kemana sih? Tapi dengan duduk. Apa sih maunya? Nah kita carikan jalan. Salah satu kuncinya itu jangan persoalkan perbedaan, tapi dekatkan persamaannya.
yang pertama dan juga yang terakhir, pengurus harus ikhlas mengaktif kepada organisasi. Dan pengurus juga harus fokus terhadap organisasi. Jangan Lihat kiri, lihat kanan. Kita harus fokus. Kan tujuannya udah jelas. Visi, misi, tujuannya jelas. Programnya nanti kita tuangkan di dalam raker Ucap Mayjen Tni Purn H Nachrowi Ramli SE panggilan akrab nya Babeh Nara juga sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Tinggi Forum Komunikasi Kaum Betawi Indonesia ( MPT FORKKABI )